Minggu, 09 Maret 2014

Pentingnya “Soft Skill”



Pentingnya “Soft Skill”

Kini dunia kerja sadar bahwa hard skills tidak cukup, perlu dibutuhkan keahlian tambahan yaitu adanya soft skill. Soft skills yang harus dimiliki oleh calon karyawaan yang hendak memasuki dunia pekerjaan. Soft skills lebih memprioritaskan kemampuan di luar kemampuan teknis dan akademis. Tidak hanya memprioritaskan kemampuan di luar kemampuan teknis dan akademis soft skills juga lebih memprioritaskan kepada intrapersonal dan interpersonal.
Kemampuan intrapersonal mencakup kesadaran diri atau self awareness (kepercayaan diri, penilaian diri, sifat, dan preferensi, serta emosional). Sementara kemampuan interpersonal meliputi kesadaran sosial atau social awareness (kesadaran politik, mengembangkan orang lain, memanfaatkan keberagaman, orientasi pelayanan, dan empati).
Dalam dunia kerja soft skills sangat penting karena banyak perusahaan banyak yang mencari karyawaan yang tidak hanya pintar mengerjakan tugas-tugasnya saja, tetapi perusahan juga mencari karyawaan yang mampu berkomunikasi, bersosialisasi, pekerja keras, cerdas, dapat beradaptasi dengan lingkungan pekerjaan, serta memiliki kemampuan bekerja sama dengan rekan kerja maupun atasan.
Penilaian soft skills dari calon karyawaan biasanya dimulai pada saat seleksi karyawan, tidak hanya pada saat wawancara kerja namun penggalian soft skills calon karyawan dilakukan juga saat wawancara. Penggalian soft skills bertujuan untuk menempatkan calon pelamar pada posisi yang tepat. Soft skills yang dicari dari calon pelamar biasanya adalah kejujuran; tanggung jawab; kemampuan bekerjasama; beradaptasi; berkomunikasi; mengambil keputusan; memecahkan masalah.
            Menurut penelitian dari Harvard Univertsity (Amerika) mengungkapkan bahwa kesuksesan seseorang tidak ditentukan oleh pengetahuan dan kemampuan teknis lainnya yang dimiliki oleh seseorang (Hard Skills)  tetapi kesuksesan tersebut ditentukan juga oleh kemampuan mengelola diri dan mengelola orang lain.
Pada intinya hard skills dan soft skills sama pentingnya. Porsi antara hard skills dan soft skills perlu seimbang. Hard skills tidak akan optimal tidak didukung soft skills yang dimilikinya. Sebaliknya jika sesorang yang hanya memiliki soft skills tetapi tidak memiliki hard skills orang tersebut akan sulit untuk menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan kepada dirinya.

Daftar Pustaka:

Kompas. 1 Agustus 2012. “Memahami Pentingnya “Soft Skills”, hal. 34


Tidak ada komentar:

Posting Komentar