Pentingnya
“Soft Skill”
Kini
dunia kerja sadar bahwa hard skills tidak cukup, perlu dibutuhkan keahlian
tambahan yaitu adanya soft skill. Soft skills yang harus dimiliki oleh calon
karyawaan yang hendak memasuki dunia pekerjaan. Soft skills lebih
memprioritaskan kemampuan di luar kemampuan teknis dan akademis. Tidak hanya memprioritaskan
kemampuan di luar kemampuan teknis dan akademis soft skills juga lebih
memprioritaskan kepada intrapersonal dan interpersonal.
Kemampuan
intrapersonal mencakup kesadaran diri atau self awareness (kepercayaan diri, penilaian
diri, sifat, dan preferensi, serta emosional). Sementara kemampuan
interpersonal meliputi kesadaran sosial atau social awareness (kesadaran
politik, mengembangkan orang lain, memanfaatkan keberagaman, orientasi
pelayanan, dan empati).
Dalam
dunia kerja soft skills sangat penting karena banyak perusahaan banyak yang
mencari karyawaan yang tidak hanya pintar mengerjakan tugas-tugasnya saja,
tetapi perusahan juga mencari karyawaan yang mampu berkomunikasi,
bersosialisasi, pekerja keras, cerdas, dapat beradaptasi dengan lingkungan
pekerjaan, serta memiliki kemampuan bekerja sama dengan rekan kerja maupun
atasan.
Penilaian
soft skills dari calon karyawaan biasanya dimulai pada saat seleksi karyawan,
tidak hanya pada saat wawancara kerja namun penggalian soft skills calon
karyawan dilakukan juga saat wawancara. Penggalian soft skills bertujuan untuk
menempatkan calon pelamar pada posisi yang tepat. Soft skills yang dicari dari
calon pelamar biasanya adalah kejujuran; tanggung jawab; kemampuan bekerjasama;
beradaptasi; berkomunikasi; mengambil keputusan; memecahkan masalah.
Menurut penelitian dari Harvard Univertsity (Amerika)
mengungkapkan bahwa kesuksesan seseorang tidak ditentukan oleh pengetahuan dan
kemampuan teknis lainnya yang dimiliki oleh seseorang (Hard Skills) tetapi kesuksesan tersebut ditentukan juga
oleh kemampuan mengelola diri dan mengelola orang lain.
Pada
intinya hard skills dan soft skills sama pentingnya. Porsi antara hard skills
dan soft skills perlu seimbang. Hard skills tidak akan optimal tidak didukung
soft skills yang dimilikinya. Sebaliknya jika sesorang yang hanya memiliki soft
skills tetapi tidak memiliki hard skills orang tersebut akan sulit untuk
menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan kepada dirinya.
Daftar Pustaka:
Kompas.
1 Agustus 2012. “Memahami Pentingnya “Soft Skills”, hal. 34
Tidak ada komentar:
Posting Komentar