SEPULUH LANGKAH
STRESS RELEASING MANAGEMENT
UNTUK SISWA SMP.
1. Langkah pertama(Building rapport dan
Ice breaking.)
Tujuan
dari langkah ini saya akan mengajak para
siswa untuk lebih proaktif agar para
siswa mau mengikuti stress relaksasi dengan baik.Karene siswa yang mau diajak proaktif
akan lebih mudah untuk di merumuskan masalah mereka sendiri dan akan lebih
mudah untuk di beri sugesti yang positif untuk masalah-masalah mereka.Pada
langkah pertama ini saya akan akan membagi 2 langkah yaitu Building rapport
dan Ice breaking.
A. Building rapport.
Pada
langkah ini saya akan bertanya kepada
siswa.
Saya bertanya kepada siswa bertujuan mengajak proaktif siswa.
Disini saya memberi contoh pertanyaan
1) Siapa yang akan akan melanjutkan
sekolah di SMK/SMA?
2) Siapa yang bercita-cita ingin
melanjutakan kuliah di luar negri?
3) Ayo teman-teman kita tepuk sekali,
tangan dua kali dan tepuk tanggan 3 kali dan lebih keras.
B. Ice breaking.
Pada langkah ini saya akan
mengajak siswa untuk menari dengan
iringan musik yang membangkitkan semangat para siswa(contohnya lagu: OST “Film
Madagasgar” ).Pada langakah ini saya akan menunjuk salah satu anak untuk maju
kedepan dan bebas menari sesuai dengan
kreatifitas sang anak dan anak-anak yang tidak maju saya suruh untuk menari
sesuai dengan gerakan teman mereka yang ada di depan.
2. Langkah kedua(Mencari problem para
siswa).
Tujuan
dari langkah ini saya akan mengajak para
siswa untuk lebih proaktif agar para
siswa mau mengungkapkan dan menceritakan beban/masalah apa yang sedang menimpa mereka.
Pada langkah ini saya akan bertanya
kepada para siswa
A. Apa masalah apa yang sedang anda
hadapi?
B. Apa yang membuat anda cemas?
Untuk menghargai pendapat dan memancing keaktiafan para
siswa mau untuk mengungkapkan permasalahan mereka saya akan menulis semua
permaslahan siswa pada sebuah selembar kertas putih.
Dengan
cara yang saya tempuh ini saya berharap agar siswa mau mengungkapkan semua
segala peramasalahannya yang sedang mereka hadapi kepada saya.
3. Langkah ketiga(Merumuskan masala
para siswa).
Pada langkah ini saya mengajak para
siswa untuk merumuskan segala permasalahan agar para siswa bisa fokus untuk menghadapi
U.N.
Tujuan dari langkah ini saya
mengajak para siswa untuk merenungkan bahwa segala rasa kecemasan dan segala
persoalan yang sedang menimpa mereka, tidak akan membantu para siswa untuk
fokus dalam menghadapi U.N.
Dilangkah ini saya mengajak para
siswa untuk fokus pada tujuan mereka yaitu sukses dalam U.N dan menghilangkan segala rasa cemas dan segala
persoalan yang sedang mereka hadapi.
4. Langkah keempat
Pada langkah ini saya kan menyadarkan para siswa bawa segala
masalah yang sedang mereka hadapi adalah sebuah ilusi/sebuah anggan-anggan
saja.
Untuk menjelaskan kepada para siswa bahwa masalah yag sedang
mereka hadapi hanyalah sebuah ilusi.Pada lanhkah ini saya akan menunjukan
beberapa gambar ilusi. Dengan gambar ilusi ini saya berharap banyak kalau para
siswa menyadi kalau masalah yang sedang mereka hadapi ini hanyalah sebuah ilusi
saja.
Pada
langkah ini pula saya akan mengajak para siswa untuk menyadarkan bahwa masalah
itu sepenuhnya tergantung pada persepsi mereka tentang masalah yang sedang
mereka hadapi.
Karena adanya persepsi bahwa U.N
adalah hal yang menakutkan.Dengan adanya persepsi yang seperti itulah yang
membuat rasa cemas dan dan rasa takut mereka tumbuh dan persepsi seperti itulah
yang membuat para siswa tidak fokus
mempersiapkan Ujian Nasional.
Sekarang saya akan membantu para
siswa untuk menghilangkan persepsi tersebut bahwa Ujian nasional adalah hal
yang biasa terjadi maka sikapilah dengan hal yang biasa pula.
5.
Langkah
kelima(Sadar,bawah sadar,Sub sadar,tidak sadar)
Pada
langkah ini saya akan menerangkan kepada para siswa kalau sebenarnya
masalah yang sedang mereka hadapi
tersebut berada dibawah sadar.Secara
tidak sadar pula kalau Anda semakin
dibuat stress,galau dan cemas.
Pada
langkah ini saya juga akan juga akan menjelaskan apa itu Sadar,bawah sadar,Sub
sadar,tiddak sadar beserta fungsinya kepada para siswa.
A. Alam sadar:
Adalah proses mental yang anda sadari
dan bisa anda kendalikan. Pikiran sadar mempunyai fungsi:
mengidentifikasi informasi yang masuk dan membandingkan dengan
mengidentifikasi informasi yang masuk dan membandingkan dengan
data yang sudah ada
dalam memori kita.
B. Pikiran
bawah sadar:
Adalah proses mental yang berfungsi secara
otomatis ,sehingga anda tidak menyadarinya.
Pikiran
bawah sadar mempunyai fungsi :
Mengatur
cara kerja organ tubuh kita,Membangun sistem kepercayaan dan keyakinan terhadap
segala sesuatu dan memori jangka panjang.
C. Ketidak sadaran:
Ketidaksadaran berisi insting,
impuls, dan drives yang dibawa dari lahir, dan pengalaman-pengalaman traumatik
(biasanya pada masa anak-anak) yang ditekan oleh kesadaran dipindah ke daerah
taksadar.
6. Langkah keenam(Progresif relaxation)
Pada langkah ini saya mengajak para siswa untuk menenangkan
pikiran mereka.Pertama-tama saya akan meminta kepada para siswa untuk duduk
dengan cara paling rileks dan paling
santai,lalu setalah itu saya akan meminta para siswa untuk mengambil nafas
dalam-dalam dan melepaskan secara perlahan-lahan.
Pada tahap selanjutnya saya meminta para siswa untuk
merasakan tubuhnya semakin rileks dan semakin santai.Sekali lagi saya meminta
para siswa mengambil nafas dalam-dalam,
melalui perut Anda, dan pada setiap napas sedikit lebih santai. Rileks pada
saat membuang napas akan lebih mudah jika Anda bernafas dengan lambat dan
panjang. Setiap napas harus bisa menciptakan sedikit lebih santai sampai
relaksasi benar-benar tercapai sepenuhnya. Cobalah untuk tetap bernafas dengan
stabil. Juga, menghirup pada tingkat yang sama seperti Anda mengeluarkan napas.
Menjaga keseimbangan antara keduanya akan membantu Anda rileks dan juga
meningkatkan rasa rileks pada tubuh anda.
Setelah mengehembuskan nafas secara perlahan-lahan dan
mengeluarkan secara perlahan-lahan,selanjutnya saya meminta para siswa untuk
memejamkan matanya.Dan meminta para siswa untuk merasakan tubuhnya semakin
lebih rileks.
Pada saat para siswa
untuk memejamkan matanya saat bersamaan saya akan memutarkan musik
relaksasi.Dengan memutarkan musik relaksasi tersebut saya berharap para siswa
semakin rileks dan semakin santai.
Setelah para siswa memejamkan matanya saya akan mulai
menghitung dari lima sampai satu.Ketika sudah sampai pada hitungan kesatu saya
meminta para siswa untuk merasakan kelopak mata para siswa semakin rileks dan semakin santai.Dari hitungan lima
sampai satu saya meminta untuk semakin rileks, semakin santai dan merasakan
kelopak mata semakin ringan seperti
kapas yang melayang di udara.
Setelah sampai pada hitungan yang kesatu saya berharap mata
para siswa akan mengalami rileksasi total dan meminta para siswa untuk
merasakan kalau kelopak matanya semakin lengket,semakin melekat dan susah untuk
berat.Dan ketika para siswa mencoba semakin lengket kuat-kuat-kuat dan tetap
lengket.
Setelah
para siswa mencoba membuka kelopak matanya dan tidak berhasil, selanjutnya saya
akan meminta para siswa untuk berhenti mencoba dan memasuki alam relaksasi jauh
lebih dalam dan lebih dalam lagi dan tidur lebih lebih lelap dan lebih lagi.
Setelah
meminta para siswa untuk lebih rileks,lemas dan lebih santai dari pada
sebelumnya,Saya akan meminta para siswa untuk menyebarkan rasa rileksnya
keseluruh mukanya.Dan saya meminta para siswa unutk merasakan seluruh mukanya
menjadi rileks,otot-ototnya mengendor dan jauh lebih santai.
Setelah
muka para siswa merasa rileks kemudian saya meminta para siswa untuk menyebarkan rasa
rileks kelehernya.Setelah leher para siswa merasa rileks saya akan meminta para
siswa untuk menyebarkan rasa rileksnya di dada dan di punggungnya.Saya meminta
para siswa merasakan rasa rileksnya di punggung dan di dada para siswa.
Biarkan
rasa rileks itu terus turun memasuki daerah perut,tangan hingga kejari-jari
para siswa.Saya meminta para siswa untuk merasakan sebagian tubuhnya menjadi
lebih rileks dan sebagian otot-otot para siswa semakin mengendor.
Setelah
sebagian tubuh para siswa merasa rileks dan santai saya meminta para siswa
untuk mengijinkan rasa rileksnya semakin turun kebagian paha,betis,telapak kaki
hingga jari-jari kaki para siswa.
Setelah
seluruh tubuh para siswa menjadi rileks,menjadi santai dan otot-otot para siswa
semakin mengendor saya sekali lagi meminta para siswa untuk menarik nafas
dalam-dalam dan mengeluarkan secara perlahan-lahan.Setiap kali menarik nafas
dan menghirupnya saya meminta para siswa untuk semakin nyenyak semakin pulas
dan biarkan kesadaran para siswa tidur,tetapi bawah sadar anda tetap terjaga
dan menjaga para siswa dengan sangat baik hingga lebih nyenyak dan lebih
rileks.
7. Langkah ketujuh.(Direction)
A. Afirmasi,Intensi dan Doa.
Pada
langkah ketujuh ini saya akan memberikan Afirmasi,Intensi dan Doa kepada para
siswa.
Pertama-tama
saya akan memberi afirmasi dengan sugesti yang positif kepada para siswa.Saya akan meminta kepada
para siswa untuk membayangkan kalau mereka telah berhasil mengerjakan soal-soal
Ujian dengan baik dan memperoleh hasil Ujian yang memuaskan
Setelah
memberi afirmasi dengan sugesti yang
bernilai positif lalu saya memberi para siswa intensi agar siswa
mau meningkatkan aktifitas belajarnya.Pada langkah ini saya akan menyadarkan
kepada siswa belajar dengan giat adalah salah satu kunci untuk mengerjakan
soal-soal Ujian dengan baik.
Lalu
selanjutnya saya akan mengajak doa para siswa agar setiap usaha mereka dalam
mempersiapkan Ujian nasional agar tetap diberi
berkat dan lindungan Tuhan agar setiap usaha mereka mendapat hasil yang
baik yaitu lulus Ujian Nasional.
B. Sedona Methode.
Setelah
memberi Afirmasi,Intensi dan Doa kepada para siswa,selanjutnya saya akan
memberi mereka relaksasi dengan teknik Sedona Methode.
Pertama-tama
saya meminta kepada para siswa untuk memilih perasaan ketakutan dan emosi yang
membelenggu mereka dan melepaskan perasaan yang tidak diingikan.Yang
dimaksudnya tentunya yang negatif. Bentuk ketakutan dan emosi yang dimaksud
negatif bahkan merugikan seperti : marah, sedih, takut, jengkel, iri, bersalah,
malu, cemas dan lain-lain.
Setelah para siswa memperhatikan apa
yang sedang merea rasakan terkait dengan ketakutan dan emosi yang di alami oleh
para siswa, kemudian saya memninta para siswa untuk mengidentifikasi semua masalah dan emosi yang sedang
membelenggu para siswa.
Cara kedua adalah dengan menerima atau
menyambut perasaan tersebut, dan mengizinkan emosi tersebut memang ada.Pada
langkah kedua ini saya meminta para
siswa untuk membayangkan kalau ketakutan dan emosi yang membelengu mereka
adalah saudara kandung mereka,yang mestinya mereka peluk dan mereka sayangi.
Cara
ketiga adalah dengan menyelaminya menuju inti dari ketakutan dan emosi yang membelenggu para
siswa. Pada langkah ini saya minta kepada para siswa untuk melepas semua ketakutan
dan emosi yang membelenggu para siswa.Selanjutnya saya akan memberi sugesti
berupa 3 pertanyaa kepada para siswa:
1) Maukah anda melepaskannya segala
bentuk ketakutan dan emosi yang membelenggu anda?
2) Bersediakah anda melepaskannya
segala bentuk ketakutan dan emosi yang membelenggu anda?
3) Kapan anda mau melepaskannya segala
bentuk ketakutan dan emosi yang membelenggu anda?
Inti
dari cara ketiga ini saya meminta para siswa untuk mengizinkan diri mereka untuk melepaskannya
segala bentuk ketakutan dan emosi yang membelenggu mereka, agar para siswa
lebih siap untuk menghadapi Ujian Nasional.
8. Langkah kedelapan(Terminasi).
Setelah melakukan Sedona relaksasion pada langkah ini saya
akan menyadarkan para siswa untuk kembali bangun.Pada langkah ini saya berharap
setelah dilakukan Sedona relaksasion tubuh para siswa bangun dalam keadaan
segar.Untuk membangunkan para siswa saya akan menghitung dari satu sampai hitungan
kelima.
Pada hitungan pertama saya akan meminta para siswa untuk
menarik nafas dalam-dalam dan mengeluarkan secara perlahan-lahan.
Selanjutnya pada hitungan kedua saya meminta para siswa
untuk menarik nafas lebih dalam lagi dan mengeluarkan secara perlahan-lahan
pula.
Lalu pada hitungan ketiga saya meminta para siswa untuk
merasakan udara sejuk yang ada disekeliling mereka.
Setelah direlaksasi
Pada saat hitungan keempat saya akan menyadarkan keberadaan para siswa
saat ini agar saat bangun mereka menyadari keberadaan mereka.
Akhirnya pada hitungan kelima saya meminta pada siswa untuk
menarik nafas dalam-dalam dan mengelurkan secara perlahan-lahan.Pada saat
bersamaan saya meminta para siswa untuk membuka mata mereka secara
perlahan-lahan.
9. Langkah kesembilan(Post relaxation)
Setelah bangun dalam keadaan
segar,Pada langkah kesembilan ini saya akan meminta para siswa untuk menuliskan
tujuan,cita-cita dan harapan mereka.
Saya akan meminta peserta untuk
menuliskan tujuan,cita-cita dan harapan mereka pada selemabar kertas.Setelah
menuliskan tujuan,cita-cita dan harapan mereka,saya minta mereka untuk
mengahias kertas yang telah mereka tulis dengan tujuan,cita-cita dan harapan
merek dengan kreasi mereka masing-masing.
Setelah para siswa menghias
kertas masing-masing dengan
kreasi mereka,saya akan meminta mereka untuk merenungkan segala
tujuan,cita-cita dan harapan yang telah mereka tulis dalam kertas mereka
masing-masing.Saya meminta mereka untuk merenungkan agar mereka lebih
bersemangat untuk mengejar segala tujuan harapan dan cita-cita mereka
masing-masing.
Saya juga akan meminta para siswa untuk menempelkan
catatan yang berisi tujuan,cita-cita dan
harapan para siswa pada dinding kamar para siswa atau mereka dapat menaruh
dalam dompet mereka masing-masing.saya berharap dengan cara itu para siswa
dapat mengingat tujuan,cita-cita dan
harapan yang telah mereka tulis dan
semakin termotivasi untuk semakin mengejar tujuan,cita-cita dan harapan mereka.
10. Langkah kesepuluh(Pesan moral)
Pada
langkah ksesepuluh ini saya akan memberikan pesan moral yang positif dan
meminta kepada para siswa untuk semakin meningkatkan motivasi belajar mereka
dan memfokuskan pada persiapan Ujian Nasional.
Untuk menumbuhkan motivasi belajar
para siswa saya akan memutarkan film Laskar Pelangi.Saya berharap dengan saya
memutarkan film Laskar Pelangi pada langkah terakhir ini para siswa semakin sadarkan Kalau
para siswa harus tenang dan berpikir jernih saat menghadapi segala permasalah .
Aku hadapi semua kesulitan dan masalah secara tenang, penuh kontrol diri dan
sangad mudah bagiku mengatasinya.
Kepanikan
dan rasa cemas yang berlebihan akan malah menyulitkan langkah kita dan membuat
kita tidak bisa melangkah maju.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar