Minggu, 09 Maret 2014

SEPULUH LANGKAH STRESS RELEASING MANAGEMENT UNTUK SISWA SMP.


SEPULUH  LANGKAH  STRESS  RELEASING  MANAGEMENT  UNTUK SISWA SMP.

1.      Langkah pertama(Building rapport dan Ice breaking.)

         Tujuan dari  langkah ini saya akan mengajak para siswa untuk  lebih proaktif agar para siswa mau mengikuti stress relaksasi dengan baik.Karene siswa yang mau diajak proaktif akan lebih mudah untuk di merumuskan masalah mereka sendiri dan akan lebih mudah untuk di beri sugesti yang positif untuk masalah-masalah mereka.Pada langkah pertama ini saya  akan  akan membagi 2 langkah yaitu Building rapport dan Ice breaking.

A.    Building rapport.
Pada langkah  ini saya akan bertanya kepada siswa.
Saya bertanya kepada siswa  bertujuan mengajak proaktif siswa.
Disini saya memberi contoh pertanyaan
1)      Siapa yang akan akan melanjutkan sekolah di SMK/SMA?
2)      Siapa yang bercita-cita ingin melanjutakan kuliah di luar negri?
3)      Ayo teman-teman kita tepuk sekali, tangan dua kali dan tepuk tanggan 3 kali dan lebih keras.

B.     Ice breaking.
Pada langkah ini saya akan mengajak  siswa untuk  menari dengan  iringan musik yang membangkitkan semangat  para siswa(contohnya lagu: OST “Film Madagasgar” ).Pada langakah ini saya akan menunjuk salah satu anak untuk maju kedepan dan  bebas menari sesuai dengan kreatifitas sang anak dan anak-anak yang tidak maju saya suruh untuk menari sesuai dengan gerakan teman mereka yang ada di depan.


2.      Langkah kedua(Mencari problem para siswa).

         Tujuan dari  langkah ini saya akan mengajak para siswa untuk  lebih proaktif agar para siswa mau mengungkapkan dan menceritakan beban/masalah apa yang sedang  menimpa mereka.
Pada langkah ini saya akan bertanya kepada para siswa
A.    Apa masalah apa yang sedang anda hadapi?
B.     Apa yang membuat anda cemas?


Untuk menghargai pendapat dan memancing keaktiafan para siswa mau untuk mengungkapkan permasalahan mereka saya akan menulis semua permaslahan siswa pada sebuah selembar kertas putih.
Dengan cara yang saya tempuh ini saya berharap agar siswa mau mengungkapkan semua segala peramasalahannya yang sedang mereka hadapi kepada saya.

3.      Langkah ketiga(Merumuskan masala para siswa).

Pada langkah ini saya mengajak para siswa untuk merumuskan segala permasalahan agar para siswa bisa fokus untuk menghadapi U.N.
Tujuan dari langkah ini saya mengajak para siswa untuk merenungkan bahwa segala rasa kecemasan dan segala persoalan yang sedang menimpa mereka, tidak akan membantu para siswa untuk fokus dalam menghadapi U.N.
            Dilangkah ini saya mengajak para siswa untuk fokus pada tujuan mereka yaitu sukses dalam U.N  dan menghilangkan segala rasa cemas dan segala persoalan yang sedang mereka hadapi.

4.      Langkah keempat

Pada langkah ini saya kan menyadarkan para siswa bawa segala masalah yang sedang mereka hadapi adalah sebuah ilusi/sebuah anggan-anggan saja.
Untuk menjelaskan kepada para siswa bahwa masalah yag sedang mereka hadapi hanyalah sebuah ilusi.Pada lanhkah ini saya akan menunjukan beberapa gambar ilusi. Dengan gambar ilusi ini saya berharap banyak kalau para siswa menyadi kalau masalah yang sedang mereka hadapi ini hanyalah sebuah ilusi saja.


  Pada langkah ini pula saya akan mengajak para siswa untuk menyadarkan bahwa masalah itu sepenuhnya tergantung pada persepsi mereka tentang masalah yang sedang mereka hadapi.
Karena adanya persepsi bahwa U.N adalah hal yang menakutkan.Dengan adanya persepsi yang seperti itulah yang membuat rasa cemas dan dan rasa takut mereka tumbuh dan persepsi seperti itulah yang membuat para siswa tidak fokus  mempersiapkan Ujian Nasional.
Sekarang saya akan membantu para siswa untuk menghilangkan persepsi tersebut bahwa Ujian nasional adalah hal yang biasa terjadi maka sikapilah dengan hal yang biasa pula.

5.      Langkah kelima(Sadar,bawah sadar,Sub sadar,tidak sadar)

Pada langkah ini saya akan menerangkan kepada para siswa kalau sebenarnya
masalah yang sedang mereka hadapi tersebut berada  dibawah sadar.Secara tidak sadar  pula kalau Anda semakin dibuat stress,galau dan cemas.
           Pada langkah ini saya juga akan juga akan menjelaskan apa itu Sadar,bawah sadar,Sub sadar,tiddak sadar beserta fungsinya kepada para siswa.
          
A.    Alam sadar:
Adalah proses mental yang anda sadari dan bisa anda kendalikan. Pikiran sadar mempunyai fungsi:
 mengidentifikasi informasi yang masuk dan membandingkan dengan    
             data yang sudah  ada  dalam memori kita.
B.     Pikiran bawah sadar:
 Adalah proses mental yang berfungsi secara otomatis ,sehingga anda tidak menyadarinya.
Pikiran bawah sadar mempunyai fungsi :
Mengatur cara kerja organ tubuh kita,Membangun sistem kepercayaan dan keyakinan terhadap segala sesuatu dan memori jangka panjang.
C.     Ketidak sadaran:
Ketidaksadaran berisi insting, impuls, dan drives yang dibawa dari lahir, dan pengalaman-pengalaman traumatik (biasanya pada masa anak-anak) yang ditekan oleh kesadaran dipindah ke daerah taksadar.
6.      Langkah keenam(Progresif relaxation)

Pada langkah ini saya mengajak para siswa untuk menenangkan pikiran mereka.Pertama-tama saya akan meminta kepada para siswa untuk duduk dengan cara paling  rileks dan paling santai,lalu setalah itu saya akan meminta para siswa untuk mengambil nafas dalam-dalam dan melepaskan secara perlahan-lahan.
Pada tahap selanjutnya saya meminta para siswa untuk merasakan tubuhnya semakin rileks dan semakin santai.Sekali lagi saya meminta para siswa mengambil  nafas dalam-dalam, melalui perut Anda, dan pada setiap napas sedikit lebih santai. Rileks pada saat membuang napas akan lebih mudah jika Anda bernafas dengan lambat dan panjang.  Setiap napas harus bisa menciptakan sedikit lebih santai sampai relaksasi benar-benar tercapai sepenuhnya. Cobalah untuk tetap bernafas dengan stabil. Juga, menghirup pada tingkat yang sama seperti Anda mengeluarkan napas. Menjaga keseimbangan antara keduanya akan membantu Anda rileks dan juga meningkatkan rasa rileks pada tubuh anda.
Setelah mengehembuskan nafas secara perlahan-lahan dan mengeluarkan secara perlahan-lahan,selanjutnya saya meminta para siswa untuk memejamkan matanya.Dan meminta para siswa untuk merasakan tubuhnya semakin lebih rileks.
 Pada saat para siswa untuk memejamkan matanya saat bersamaan saya akan memutarkan musik relaksasi.Dengan memutarkan musik relaksasi tersebut saya berharap para siswa semakin rileks dan semakin santai.
Setelah para siswa memejamkan matanya saya akan mulai menghitung dari lima sampai satu.Ketika sudah sampai pada hitungan kesatu saya meminta para siswa untuk merasakan kelopak mata para siswa semakin  rileks dan semakin santai.Dari hitungan lima sampai satu saya meminta untuk semakin rileks, semakin santai dan merasakan kelopak mata semakin ringan  seperti kapas yang melayang di udara.
Setelah sampai pada hitungan yang kesatu saya berharap mata para siswa akan mengalami rileksasi total dan meminta para siswa untuk merasakan kalau kelopak matanya semakin lengket,semakin melekat dan susah untuk berat.Dan ketika para siswa mencoba semakin lengket kuat-kuat-kuat dan tetap lengket.
           Setelah para siswa mencoba membuka kelopak matanya dan tidak berhasil, selanjutnya saya akan meminta para siswa untuk berhenti mencoba dan memasuki alam relaksasi jauh lebih dalam dan lebih dalam lagi dan tidur lebih lebih lelap dan lebih lagi.
           Setelah meminta para siswa untuk lebih rileks,lemas dan lebih santai dari pada sebelumnya,Saya akan meminta para siswa untuk menyebarkan rasa rileksnya keseluruh mukanya.Dan saya meminta para siswa unutk merasakan seluruh mukanya menjadi rileks,otot-ototnya mengendor dan jauh lebih santai.
Setelah muka para siswa merasa rileks kemudian saya  meminta para siswa untuk menyebarkan rasa rileks kelehernya.Setelah leher para siswa merasa rileks saya akan meminta para siswa untuk menyebarkan rasa rileksnya di dada dan di punggungnya.Saya meminta para siswa merasakan rasa rileksnya di punggung dan di dada para siswa.
Biarkan rasa rileks itu terus turun memasuki daerah perut,tangan hingga kejari-jari para siswa.Saya meminta para siswa untuk merasakan sebagian tubuhnya menjadi lebih rileks dan sebagian otot-otot para siswa semakin mengendor.
Setelah sebagian tubuh para siswa merasa rileks dan santai saya meminta para siswa untuk mengijinkan rasa rileksnya semakin turun kebagian paha,betis,telapak kaki hingga jari-jari kaki para siswa.

Setelah seluruh tubuh para siswa menjadi rileks,menjadi santai dan otot-otot para siswa semakin mengendor saya sekali lagi meminta para siswa untuk menarik nafas dalam-dalam dan mengeluarkan secara perlahan-lahan.Setiap kali menarik nafas dan menghirupnya saya meminta para siswa untuk semakin nyenyak semakin pulas dan biarkan kesadaran para siswa tidur,tetapi bawah sadar anda tetap terjaga dan menjaga para siswa dengan sangat baik hingga lebih nyenyak dan lebih rileks.

7.      Langkah ketujuh.(Direction)

A.    Afirmasi,Intensi dan Doa.

          Pada langkah ketujuh ini saya akan memberikan Afirmasi,Intensi dan Doa kepada para siswa.
Pertama-tama saya akan memberi afirmasi dengan sugesti yang positif  kepada para siswa.Saya akan meminta kepada para siswa untuk membayangkan kalau mereka telah berhasil mengerjakan soal-soal Ujian dengan baik dan memperoleh hasil Ujian yang memuaskan
Setelah memberi afirmasi dengan sugesti yang  bernilai positif  lalu  saya memberi para siswa intensi agar siswa mau meningkatkan aktifitas belajarnya.Pada langkah ini saya akan menyadarkan kepada siswa belajar dengan giat adalah salah satu kunci untuk mengerjakan soal-soal Ujian dengan baik.
Lalu selanjutnya saya akan mengajak doa para siswa agar setiap usaha mereka dalam mempersiapkan Ujian nasional agar tetap diberi  berkat dan lindungan Tuhan agar setiap usaha mereka mendapat hasil yang baik yaitu lulus Ujian Nasional.

B.     Sedona Methode.

Setelah memberi Afirmasi,Intensi dan Doa kepada para siswa,selanjutnya saya akan memberi mereka relaksasi dengan teknik Sedona Methode.
Pertama-tama saya meminta kepada para siswa untuk  memilih perasaan ketakutan dan emosi yang membelenggu mereka dan melepaskan perasaan yang tidak diingikan.Yang dimaksudnya tentunya yang negatif. Bentuk ketakutan dan emosi yang dimaksud negatif bahkan merugikan seperti : marah, sedih, takut, jengkel, iri, bersalah, malu, cemas dan lain-lain.
Setelah para siswa memperhatikan apa yang sedang merea rasakan terkait dengan ketakutan dan emosi yang di alami oleh para siswa, kemudian saya memninta para siswa untuk mengidentifikasi  semua masalah dan emosi yang sedang membelenggu para siswa.
Cara kedua adalah dengan menerima atau menyambut perasaan tersebut, dan mengizinkan emosi tersebut memang ada.Pada langkah kedua ini  saya meminta para siswa untuk membayangkan kalau ketakutan dan emosi yang membelengu mereka adalah saudara kandung mereka,yang mestinya mereka peluk dan mereka sayangi.
Cara ketiga adalah dengan menyelaminya menuju inti dari  ketakutan dan emosi yang membelenggu para siswa. Pada langkah ini saya minta kepada para siswa untuk melepas semua ketakutan dan emosi yang membelenggu para siswa.Selanjutnya saya akan memberi sugesti berupa 3 pertanyaa kepada para siswa:
1)      Maukah anda melepaskannya segala bentuk ketakutan dan emosi yang membelenggu anda?
2)      Bersediakah anda melepaskannya segala bentuk ketakutan dan emosi yang membelenggu anda?
3)      Kapan anda mau melepaskannya segala bentuk ketakutan dan emosi yang membelenggu anda?
Inti dari cara ketiga ini saya meminta para siswa untuk  mengizinkan diri mereka untuk melepaskannya segala bentuk ketakutan dan emosi yang membelenggu mereka, agar para siswa lebih siap untuk menghadapi Ujian Nasional.
8.      Langkah kedelapan(Terminasi).

Setelah melakukan Sedona relaksasion pada langkah ini saya akan menyadarkan para siswa untuk kembali bangun.Pada langkah ini saya berharap setelah dilakukan Sedona relaksasion tubuh para siswa bangun dalam keadaan segar.Untuk membangunkan para siswa saya akan menghitung dari satu sampai hitungan kelima.
Pada hitungan pertama saya akan meminta para siswa untuk menarik nafas dalam-dalam dan mengeluarkan secara perlahan-lahan.
Selanjutnya pada hitungan kedua saya meminta para siswa untuk menarik nafas lebih dalam lagi dan mengeluarkan secara perlahan-lahan pula.
Lalu pada hitungan ketiga saya meminta para siswa untuk merasakan udara sejuk yang ada disekeliling mereka.
Setelah direlaksasi  Pada saat hitungan keempat saya akan menyadarkan keberadaan para siswa saat ini agar saat bangun mereka menyadari keberadaan mereka.
Akhirnya pada hitungan kelima saya meminta pada siswa untuk menarik nafas dalam-dalam dan mengelurkan secara perlahan-lahan.Pada saat bersamaan saya meminta para siswa untuk membuka mata mereka secara perlahan-lahan.



9.      Langkah kesembilan(Post relaxation)

Setelah bangun dalam keadaan segar,Pada langkah kesembilan ini saya akan meminta para siswa untuk menuliskan tujuan,cita-cita dan harapan mereka.
Saya akan meminta peserta untuk menuliskan tujuan,cita-cita dan harapan mereka pada selemabar kertas.Setelah menuliskan tujuan,cita-cita dan harapan mereka,saya minta mereka untuk mengahias kertas yang telah mereka tulis dengan tujuan,cita-cita dan harapan merek dengan kreasi mereka masing-masing.
Setelah para siswa  menghias  kertas  masing-masing dengan kreasi mereka,saya akan meminta mereka untuk merenungkan segala tujuan,cita-cita dan harapan yang telah mereka tulis dalam kertas mereka masing-masing.Saya meminta mereka untuk merenungkan agar mereka lebih bersemangat untuk mengejar segala tujuan harapan dan cita-cita mereka masing-masing.
Saya  juga akan meminta para siswa untuk menempelkan catatan yang berisi tujuan,cita-cita  dan harapan para siswa pada dinding kamar para siswa atau mereka dapat menaruh dalam dompet mereka masing-masing.saya berharap dengan cara itu para siswa dapat mengingat tujuan,cita-cita  dan harapan  yang telah mereka tulis dan semakin termotivasi untuk semakin mengejar tujuan,cita-cita  dan harapan mereka.


10.  Langkah kesepuluh(Pesan moral)

Pada langkah ksesepuluh ini saya akan memberikan pesan moral yang positif dan meminta kepada para siswa untuk semakin meningkatkan motivasi belajar mereka dan memfokuskan pada persiapan Ujian Nasional.
Untuk menumbuhkan motivasi belajar para siswa saya akan memutarkan film Laskar Pelangi.Saya berharap dengan saya memutarkan film Laskar Pelangi pada langkah terakhir  ini para siswa semakin  sadarkan Kalau para siswa harus tenang dan berpikir jernih saat menghadapi segala permasalah . Aku hadapi semua kesulitan dan masalah secara tenang, penuh kontrol diri dan sangad mudah bagiku mengatasinya.
Kepanikan dan rasa cemas yang berlebihan akan malah menyulitkan langkah kita dan membuat kita tidak bisa melangkah maju.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar